1.
Jelaskan pengertian Terjemah secara bahasa dan istilah!
Secara bahasa terjemah (translation) berasal dari kata bahasa Arab tarjama
yutarjimu, artinya menerangkan atau memindahkan perkataan dari suatu bahasa
ke bahasa lainnya. Pelakunya disebut
penerjemah (mutarjimu) Secara istilah, terjemah berarti semua
kegiatan manusia yang berkaitan dengan memindahkan informasi atau pesan yang
disampaikan secara lisan atau tulisan (verbal dan non verbal) dari informasi
asal ke dalam informasi sasaran.
2.
Sebutkan dan jelaskan tentang klasifikasi terjemah!
Berdasarkan caranya, terjamah dapat dibagi menjadi dua bagian,
yaitu terjemah cara lama dan cara
baru.Terjemah cara lama yaitu
menekankan pada bentuk berita dan si
penerjemah merasa cukup puas dengan
kemampuannya mengalihkan semua ciri-ciri
khas bahasa asal seperti irama,
pilihan kata, peribahasa, kata-kata mutiara, struktur-struktur dan sebagainya.
Sedangkan cara baru ialah yang lebih
dipentingkan dalam penerjemahan bukan
bentuk berita, melainkan
bagaimana penerimaan si pembaca. Secara umum terjemahan terbagi atas dua
macam, yaitu terjemah lisan (Live
translation atau Tarjamah Ghair
Mubasyaroh) dan terjemah tulisan (Written translation atau Tarjamah Fauriyah ). Pada penerjemahan
lisan , penerjemah dituntut untuk mampu mengalihkan bahasa dan ujaran secara
langsung, cepat dan tepat, tanpa ada kesempatan untuk memperbaiki unsur-unsur
bahasa dan ujaran yang salah atau yang tidak tepat padanan artinya.Seorang
penerjemah lisan disyaratkan mampu berbicara fasih dan lancar, baik dalam
bahasa sumber mapun bahasa sasaran, memiliki pengetahuan luas dan
mampu menafsirkan apa yang
diungkapkan oleh penutur bahasa sumber. Oleh
sebab itu penerjemah lisan biasa disebut interpreter (penafsir).
3.
Apa yang dimaksud dengan hakekat terjemah?
Yang dimaksud dengan hakekat terjemah ialah
menyampaikan berita yang terkandung dalam
bahasa sumber ke dalam bahasa
penerima supaya isinya benar-benar mendekati aslinya.
4.
Sebutkan langkah-langkah menerjemahkan!
a).Tuning (penjajagan, ta’aruf ) adalah pengenalan naskah yang akan diterjemahkan,b).
analysis (penguraian, al-tahlîl) adalah menguarikan
rangkaian kalimat dalam bahasa sasaran, menjadi kata atau frase,
melakukan hubungan sintaksis antar unsur kalimat, memahami peristilahan dan
mencari padanannya dalam bahasa
sasaran.c). Understanding (Pemahaman, al-fahmu) yaitu pemahaman terhadap teks mulai dari
rangkaian kalimat paragraf satu ke paragraf berikutnya, sehingga
penerjemahan teks tidak rancu dan memiliki keterkaitan isi antara paragraf satu
dan lainnya. d.)Peristilahan (Terminology, al Musthalahât) yaitu mengungkapkan istilah-istilah dalam
bahasa sasaran dengan cermat dan selaras. e.)Perakitan (Restructruring,
al-Tarkîb), yaitu penyusunan
kalimat terjemahan g).Pengecekan (Checking,
al-Taqwîm), ialah pengecekan
penggunaan kata dan tanda baca serta
susunan kalimat yang dipakai. h).Pembicaraan (Discussion, al
Mubâhatsah) adalah pembicaraan atau pembahasan atas hasil penerjemahan
berupa isi dan bahasanya.
5.
Jelaskan model dan teknik menerjemahkan Sintaktik
Model Sintaktik, suatu model tentang cara nmenguaraikan struskutr atau jenis-jenis kalimat, dari satuan terkcil
hingga lebih besar, hubungan gagasan atara satuan dan jabatan-jabatan satuan
itu, dapat disebut juga dengan upaya deskripsi struktural. Sesudah struktur
kalimat itu diuraikan, barulah dicari padanannya dalam bahasa sasaran.
6.
Jelaskan Makna konotatif!
Makna konotatif ialah makna tidak sebenarnya. makna
konotatif bersifat subyektif dalam
pengertian ada makna lain di balik makna umum atau makna denotatif .
7.
Jelaskan makna denotatif!
Makna denotatif ialah makna kamus, makna
sebenarnya. makna denotatif adalah makna kamus, makna yang bersifat umum,
obyektif dan belum ditumpangi isi, nilai
dan rasa tertentu.Contoh Singa ( Al
asadu ) dalam bahasa Arab berarti
singa, lion, yang ada dalam kebun
binatang
8.
Jelaskan pengertian makna dalam konteks!
Rangkaian kata dengan kata atau hubungan kata
dengan suatu kata yang lain dalam suatu kalimat , menimbulkan makna yang berbeda
dari kata itu secara berdiri sendiri.
9.
Jelaskan pengertian tentang transferensi makna!
Proses pengalihan dan pemakian unsur-unsur
yang bermakna bahasa sumber di dalam bahasa sasaran yang disebabkan unsur-unsur bahasa sumber itu tidak ada padanannya dalam bahasa sasaran.
10. Subyek dalam teks bahasa sumber tidak mesti
menjadi teks dalam bahasa sasaran, beri contoh dan terjemahkan!
يسرنى
حضوركم اليوم
Menggembirakanku kehadiranmu hari ini atau
Aku gembira dengan kehadiranmu.
11. Apa yang diamksud dengan penerjemahan
memperhatian makna tanda baca?
Proses
penerjemahan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran menggunakan tanda baca yang
sesuai pedoman dalam bahasa sasaran.
12. Jelaskan maksud menghindari kata mubadzir!
Kata-kata mubadzir tidak selamanya untuk
dihindarkan, kadangkala kata-kata
mubadzir juga diperlukan dalam
tulisan-tulisan tertentu untuk kesempurnaan hasil terjemahan. Kata-kata mubadzir
biasanya dihindarkan untuk tulisan bergaya bahasa ilmiah, dan
diperlukan untuk penulisan bergaya bahasa susastra.
13. Terjemahkan kalimat berikut ini!
قد قال الله تعالى عز و جل فى القراْن
الكريم
Allah
yang maha agung telah berfirman dalam al Qur’an yang mulia.
14. Terjemahkan ayat berikut dan beri tanda baca:
÷bÎ)ur
÷LäêøÿÅz
wr&
(#qäÜÅ¡ø)è?
Îû
4uK»tGuø9$#
(#qßsÅ3R$$sù
$tB
z>$sÛ
Nä3s9
z`ÏiB
Ïä!$|¡ÏiY9$#
4Óo_÷WtB
y]»n=èOur
yì»t/âur
(
÷bÎ*sù
óOçFøÿÅz
wr&
(#qä9Ï÷ès?
¸oyÏnºuqsù
÷rr&
$tB
ôMs3n=tB
öNä3ãY»yJ÷r&
4
y7Ï9ºs
#oT÷r&
wr&
(#qä9qãès?
ÇÌÈ
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap
(hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya). Maka kawinilah
wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika
kamu takut tidak akan dapat berlaku adil. Maka (kawinilah) seorang saja atau
budak-budak yang kamu miliki yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak
berbuat aniaya. (al-Nisa: 3)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar